OLYPUS Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Madura United Carlos Pereira mengakui timnya tampil buruk ketika dibantai Persita Tangerang dengan skor 1-4 pada pekan ke-25 BRI Super League di Stadion Indomilk Arena,OLYPUS Tangerang, Sabtu (7/3).
Dikutip dari laman resmi klub, Minggu, Pereira menjelaskan Madura United memulai pertandingan tersebut jauh dari apa yang mereka rencanakan.
"Pertandingan hari ini bisa dibagi menjadi dua. Pada babak pertama, di 20 menit pertama kami benar-benar tampil tidak bagus," ungkap Pereira.
Pada pertandingan ini, Madura United tertinggal empat gol di babak pertama dari Persita Tangerang akibat gol Ahmad Nur Hardianto, Pablo Ganet dan Rayco Rodriguez (2).
Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut mengatakan saat memasuki babak kedua, permainan Madura United berjalan lebih baik dan ia menjelaskan seandainya mereka sudah tampil seperti ini sejak babak pertama, maka bisa saja laga berakhir dengan hasil berbeda.
Permainan membaik yang ditunjukkan Madura United mampu membuat mereka memperkecil ketertinggalan melalui Reiquelme Sousa, namun pada akhirnya laga berkesudahan dengan skor 4-1 untuk kemenangan Persita Tangerang.
"Setelah itu, kami melakukan beberapa pergantian pemain dan pada babak kedua kami lebih kuat, kami mencetak gol. Jika kami memiliki semangat dan permainan ini di babak pertama, hasilnya tentu akan berbeda," kata Pereira.
Hasil ini membuat Madura United menelan tiga kekalahan beruntun pada kompetisi Super League setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Malut United dan Persib Bandung.
Saat ini Madura United berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Super League dengan 20 poin dari 25 pertandingan, hanya unggul dua poin dari zona degradasi.
Baca juga: Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4-1
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
下一篇:Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
相关文章:
- Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- 41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
- Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- 41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
相关推荐:
- Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
- Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- Iran klaim gelombang serangan ke
- PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
- SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Tiga pemain diaspora diundang ikuti seleksi timnas Indonesia U17
- Thom Haye optimistis Persib kalahkan Persik
- Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib
- Borneo tekuk Arema 3
- Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
